Culture

Strategi Kebudayaan | Pengetahuan tentang budaya

Anda sedang mencari topik ketertinggalan budaya kan? Torajalutaresort.com akan memperkenalkan Anda pada topik Strategi Kebudayaan di artikel berikut. Lihat artikel ini sekarang.

Strategi Kebudayaan | Berita tentang budaya.

Lihat detail video di bawah ini

Gambar yang berhubungan dengan ketertinggalan budaya disediakan gratis oleh Torajalutaresort.

Strategi Kebudayaan
Strategi Kebudayaan

Selain artikel tentang topik tersebut Strategi Kebudayaan Anda dapat melihat lebih banyak artikel terkait hotel di sini: Torajalutaresort.com/culture.

Informasi terkait dengan konten ketertinggalan budaya.

Budaya dikatakan bernilai tinggi, tidak harus selalu berkaitan dengan selera seni tertentu. Tinggi rendahnya budaya seringkali dibuktikan dengan bagaimana sebuah bangsa bisa bertahan. Misalnya, keterbelakangan budaya dikaitkan dengan kurangnya kecepatan dalam menanggapi perubahan. Di sinilah dikatakan bahwa pemaknaan budaya harus dijalankan dengan strategi. Memang dalam menjalani kehidupannya, manusia harus selalu menyiapkan strategi budaya. Dalam sejarah, menurut CA van Peursen (1976), terdapat tahapan mitis, ontologis, dan fungsional. Di sini sifat menegangkan menjadi ciri perkembangan kebudayaan manusia. Manusia mempertaruhkan dirinya sendiri, mengarahkan dirinya pada sesuatu atau orang lain dengan segenap hawa nafsu dan emosinya. Sikap eksistensial adalah karakteristik dari tahap fungsional: orang mencari hubungan, keterhubungan sebagai pengganti jarak dan pengetahuan objektif. Tonton video berikut untuk lebih jelasnya. Terima kasih. ..

Us Semoga pengetahuan yang kami berikan tentang topic ketertinggalan budaya akan memiliki nilai untuk Anda. Terima kasih banyak.

Lihat apa yang ditelusuri orang-orang dari subjek Strategi Kebudayaan.

ketertinggalan budaya

van peursen,disrupsi teknologi,tahapan mitis,tahapan ontologis,tahapan fungsional

#Strategi #Kebudayaan

Raihan Mandasari

Hello everyone, this is Raihan Mandasari. I am a person who likes to explore, like to travel, food, culture of regions in Indonesia. So I created this website for the purpose of sharing knowledge about restaurants, hotels, cuisine, culture, tourism ... We hope the information that I share will be valuable to you.

Related Articles

20 Comments

  1. Manusia adalah satu satunya makhluk yang mampu bertahan hidup dialam dunia ini, hal ini karena manusia mampu cepat berdaptasi pada tantangan, makhluk lainnya sudah banyak yg tinggal sisa sisanya bahkan punah..Manusia mampu merancang dan belajar..untuk bertahan hidup, bertahan untuk berkuasa maka mulai memikirkan strategi mempertahankan kekuasaanya
    sehingga akhinya menjadi budaya bagaimana memperluas kekuasaanya.Budaya adalah
    upaya manusia untuk belajar dan merancang kebudayaannya. Sehingga saat ini Strategi Kebudayaan tidak hanya menyangkut masalah kebijakan pemerintah tentang kebudayaan, tapi lebih luas dari itu. Strategi Kebudayaan berakar dari pertanyaan dalam diri manusia yang diperjuangkan oleh semua kalangan. Pertanyaan itu seperti misalnya: bagaimana manusia dapat memberikan jawaban tepat mengenai pertanyaan-pertanyaan besar yang menyangkut tujuan hidupnya, makna kehidupan ini, norma-norma yang mengatur kontak antar manusia dan perkembangan masyarakat secara tepat dan lain-lain. Semuanya itu bukanlah sesuatu yang secara alami bisa diketahui oleh manusia. tetapi harus melalui proses belajar .kebudayaan sebagai perencanaan masa depan, maka oleh karena itu, kebudayaan disini diletakkan sebagai sebuah instrumen politik sebagaimana saat ini lahirnya BPIP bahkan dirancangnya ruuhip

  2. Assalammualaikum, saya kuswa baharudin (1198030128) dari kelas sosiologi C/smt 2 izin bertanya pak.
    Apakah paspor kebudayaan kita, bukti diri mengenai kemanusiaan kita, dewasa ini masih berlaku. Maka dari itu pelukisan tahap mitis dan tahap ontologis apakah hanya berfungsi menjadi latar belakang?

  3. Assalamualaikum, saya Lela Nurhayati (1198030130) dari kelas Sosiologi C/smt 2 izin bertanya pak, disebutkan bahwa kita harus membuat strategi kebudayaan agar bisa merasakan cita-cita manusia yang sebenarnya contohnya seperti kebebasan, tapi jika manusia mendapatkan kebebasan yang sangat besar, akan ada saja orang yang menggunakan kebebasan itu dengan tidak tepat, adakah cara agar kita sebagai manusia bisa mengetahui batasan dari kebebasan itu? Karena jika kebebasan yang digunakan tidak tepat, malah kebebasan itu bisa merusak strategi kebudayaan itu sendiri. Terimakasih pak

  4. salam, izin berpendapat prof sekaligus mohon tanggapan. Egaliterianisme atau konsep keadilan dalam islam adalah hal yang fundamen, karenanya ia harus di elaborasi agar tidak hanya sekedar postulat tapi menjadi pedoman yang bersifat operasional. urgensitas makna 'keadilan' ini ketemu dalam momentum kritis, sebagai contoh kasus rasis yang saat ini sedang terjadi di Amerika. dalam wacana ontologis soal egaliterianisme atau keadilan ini saya temukan di pandangan kaum syi'ah (mohon tidak di judge sebagai sy'i, sekedar pembanding saja), tulisan Murtdha Mutahari tentang makna keadilan sangat holistik, mulai dari materi sampai idiologi sehingga memuncukan istilah keadilan semesta. soal egaliterianisme ini aktual dan masuk kesemua dimensi serta struktur sosial, pendek kata no justice no peace..

  5. Assalamu'alaikum. Izin bertanya pak, saya Khansa Falihah (1198030127) dr kelas Sosiologi C smt 2. Pada zaman mistis, manusia mempersepsi alam sebagai hal yg diciptakan oleh sesuatu diluar alam yg disebut sbg tuhan/dewa, mereka menyembahnya, lalu muncullah teologis atau agama. Dengan artian agama pd zaman itu merupakan hasil dr persepsi/pemikiran manusia. Apakah artinya dlm pembahasan ini bisa disebut bahwa agama adalah budaya atau kebudayaan, krn merupakan buah dr pemikiran manusia?

  6. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabaraaktuh.. Saya Luthpiana Ayu Pratiwi (119803135) Mahasiswi SOSIOLOGI-C Semester 2. izin bertanya Pak, bagaimana cara mengusun Strategi kebudayaan saat kondisi suatu bangsa tersebut sedang melemah Pak?
    Terima Kasih Pak,
    Wadsalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh..

  7. assalamualaikum, saya lismayanti (1198030133) kelas sosiologi c semester 2 izin bertanya pak, bagaimana cara melindungi kebudayaan lokal sedangkan budaya asing semakin marak masuk ke indonesia?
    terima kasih pak🙏

  8. Assalamualaikum wr.wb saya katon ariqiansyah kelas sosiologi c nim 1198030125 izin bertanya, di zaman yang telah modern seperti ini masih banyak orang yang mempercayai mitos atau hal yang bersifat mistis biasanya diturunkan oleh nenek moyang mereka. misal jika seorang terkena penyakit,dibawa ke dukun bukan ke dokter. karena dianggap terkena kutukan ,padahal belum tentu demikian, bagaimana menentukan strategi yang tepat untuk mengedukasi orang tersebut agar tidak terlalu mempercayai mitos atau hal mistis seperti itu, apakah jika kita melakukan edukasi tersebut termasuk merubah kebudayaan?

  9. Assalamualikum pak saya dengan M. Dendi Syahril Sidik (1198030136) Kelas Sosiologi c semester 2 Ijin bertanyaa kebudayaan dalam kehidupann itu bisa memaknai apa sebab nya hubungan alam dengann manusia sekita.?

  10. Assalamualaikum.mohon maaf pak sebelumnya saya Heni Riantini (1198030098) dari kelas sosiologi c sem 2 izin bertanya.

    Dalam periode fungsionalis di sebutkan bahwa manusia menundukan alam,saya ingin bertanya pak apa yang di makaud dengan menundukan alam serta bagaimana manusia bisa menundukan alam itu?

  11. Assalamualaikum pa saya indah Nur Cahyati (1198030109), izin bertanya apa strategi kebudayaan RI yang sebaiknya ada agar dapat lebih dikenal di dunia internasional. Karena kita tahu bahwa di indonesia itu banyak sekali kebudaayaannya dari zaman dulu kala. Terima kasih.

  12. Assalamualaikum Pak, saya Ina Kurniawati (1198030107) mahasiswi sosiologi C/2 izin bertanya, bapak mengatakan bahwa kita harus kembali pada masa ontologis yakni harus bisa berdialog dengan alam, bagaimana dengan seseorang yang cuek terhadap alam? Apa bisa melakukan kembali masa ontologis tersebut? Terimakasih.

  13. Assalamualaikum Pak, saya Ina Kurniawati mahasiswi sosiologi C/2 izin bertanya, bapak mengatakan bahwa kita harus kembali pada masa ontologis yakni harus bisa berdialog dengan alam, bagaimana dengan seseorang yang cuek terhadap alam? Apa bisa melakukan kembali masa ontologis tersebut? Terimakasih.

  14. Assalamu'alaikum Pak, Saya Jamjam Muhamad Jamil (1198030118) dari Sosiologi C/2. Dalam periode ontologis, disebutkan bahwa manusia dan alam itu adaa dan kita sebagai manusia harus melakukan dialog dengan alam agar ada semacam penghargaan kepada alam sehingga memberikan manfaatnya kepada kita. Dalam hal ini bagaimana jika kita sudah baik kepada alam dengan menghargainya, merawatnya tetapi alam masih saja memberikan bencana terhadap kita sebagai manusia? Misalnya kita sudah menjaga kelestarian hutan dan hewan tetapi ada bencana gunung berapi yang merusak hutan bahkan bisa menyebabkan manusia meninggal, apakah dalam hal ini masih disebut periode ontologis pak? Terimakasih.

  15. Assalamu'alaikum pak, saya Intan Mitha Rohmatika (1198030113) kelas Sosiologi C semester 2, izin bertanya, Bagaimana Cara dan peran kita sebagai mahasiswa untuk mempertahan strategi kebudayaan kita?. Sebelumnya terimakasih pak.

  16. Assalamu'alaikum pak, Saya Kamila dari Sosiologi C semester 2, Izin bertanya, Apakah orang2 yang menyembah Dewa dan hal mistik hasil dari budaya, Dan bagaimana cara menilai starategi kebudayaan yang baik pak, Terima kasih.

  17. Assalamualaikum pak, saya intan khoirunnisa (1198030112) dari kelas sosiologi C semester 2, izin bertanya, strategi budaya itu sangat diperlukan untuk merancang kebudayaan kita, Mengingat zaman sekarang mudah sekali kebudayaan luar yang masuk ke indonesia lalu bagaimana strategi kebudayaan yang tepat di zaman sekarang ini? Terimakasih pak

  18. Assalamualaikum pak, saya Lela Rarasama (1198030131) dari Sosiologi/C/2.
    Izin bertanya, dizaman periode mitis, alam ini di persepsi sebagai sesuatu yang diciptakan diluar alam sehingga disebut dewa/tuhan. Maka kepada merekaa itulah manusia menyembah. Bagaimana tolerannya sebagian manusia terhadap ritual tertentu yang dianggap menyekutukan tuhan?

  19. Assalamu'alaikum, izin bertanya pak, Novi Ujianti (1198030197) dr Sosiologi E smt 2. Mengapa ketika kita membuat atau menciptakan sesuatu diluar diri kita yaitu kebudayaan nah diantara buatan kita itu banyak yg tidak bisa kita kuasai lagi pak? Dan bagaimana strategi kebudayaan yg baik agar bisa tetap merasakan apa cita-cita manusia yang sebenarnya sehingga dapat mencapai tujuan kita? Terimakasih pak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button